Sepasang suami istri bernama Asin dan Sanima meninggal dunia saat mencabut bulu ayam dirumahnya,kamis (4/1/2018). Warga desa pendil,kecamatan banyuanyar kabupaten probolinggo tersebut diduga tersengat listrik.
Kejadian berlangsung sekitar pukul 03.30 WIB ,tetapi baru diketahui sekitar satu jam kemudian.
Siti zulaiha,pelanggan Asin mendatangi rumah korban untuk membeli ayam potong. Ketika tiba didapur tempat pemotongan ayam ,Siti zulaiha terkejut karena mendapati keduanya sudah tergeletak tak bernyawa. Sebagian tubuh asin mengalami luka gosong karena terbakar. Begitupun jasad istrinya. Tak jauh dari jasad keduanya terlihat mesin pencabut bulu ayam yang tersambung kejaringan listrik.
Pihak kepolisian mengatakan,dari hasil olah TKP dan keterangan saksi,diduga korban yang pertama kali tersengat listrik adalah sanima.
Korban bekerja melakukan pencabutan bulu ayam menggunakan alat mesin pencabut bulu ayam. Diperkirakan terdapat elemen rusak pada gagang mesin yang menyebabakan korban tersengat listrik. Asin ini bermaksud melakukan pertolongan,tetapi tersengat aliran listrik.
Jasad pasutri yang tercatat sebagai calon jemaah haji kabupaten probolinggo 2019 ini dimakamkan ditempat pemakaman umum islam desa setempat.
Pasutri ditemukan tewas saat cabut bulu ayam
Pengemudi ojek online ditemukan tewas membusuk dikontrakannya
Ismail (47) pengemudi ojek online ditemukan tewas membusuk dirumah kontrakannya dijalan turi 3 rt 4/3 kelurahan beji timur ,depok. Kamis (4/1/2018).
Saat ditemukan jenazah ismail sudah membengkak dan membusuk. Diperkirakan ia sudah meninggal dunia sejak tiga hari lalu sebelum ditemukan.
Jenazah ditemukan dalam posisi tertelungkup diruang depan. Mengenakan celana jins pendek dan kaos abu-abu.
Dari rumah kontrakan korban ditemukan sejumlah barang milik korban diantaranya dompet dan sejumlah obat-obatan. Korban diduga meninggal karena obat kuat. Untuk memastikan dugaan awal itu,pihak kepolisian akan membawa jenazah ismail kr rumah sakit polri,kramatjati untuk diautopsi.
Dari keterangan saksi diketahui korban sering mengeluh sakit didadanya. Ismail tinggal sendiri dirumah kontrakan dengan status duda . Ia ditinggal istrinya beberapa tahun lalu.
Saksi mengaku terakhir kali bertemu ismail pada senin (1/1/2018) lalu.
Ismail ditemukan setelah penghuni kontrakan lain curiga karena ada bau busuk yang berasal dari rumah kontrakan korban. Saat diperiksa oleh penghuni kontrakan lain,,korban sudah meninggal dan membusuk diruang depan kontrakan.
Warga sekitar lalu melaporkan hal itu ke polsek Beji yang langsung ditindaklanjuti dengan mengirimkan tim identifikasi untuk memeriksa jenazah korban.
Penemuan mayat tanpa kepala dan kaki di pulau tidung
Mayat tanpa kepala dan kaki ditemukan dipulau tidung rt 7/rw 2 kepulauan seribu selatan,selasa (2/1/2018) sekitar pukul 08.15 WIB.
Mayat berjenis kelamin laki2 itu pertama kali ditemukan petugas penanganan sarana dan prasarana umum. Pada saat saksi sedang bertugas membersihkan sampah dipesisir pantai sebelah timur pulau tidung dekat jembatan cinta . Saat ditemukan mayat mengapung bersama tumpukan sampah laut.
Empat saksi mata melaporkan penemuan mayat tersebut kekantor polsek kepulauan seribu selatan.
Setelah mendapatkan laporan ,petugas mendatangi lokasi. Jenazah kemudian dievakuasi kerumah sakit polri kramatjati,jakarta timur untuk diautopsi.
Sejauh ini belum ada warga pulau tidung yang mengenali identitas lelaki tersebut.
Penemuan mayat di pageruyung-kendal
Seorang pria tanpa identitas yang diduga menjadi korban pembunuhan ditemukan di Sulingwuni desa pagergunung kecamatan pageruyung ,senin (25/12) malam. Saat ditemukan mayat yang mengenakan kaos berwarna kuning dan celana panjang warna hitam ,kon disinya sangat mengenaskan yaitu kaki,mulut dan kepala dilakban. Sementara tangannya diborgol kebelakang.
Kasat Reskrim menjelaskan,pihaknya memperkirakan lokasi penemuan mayat hanya lokasi buangan sedangkan eksekusi korban sampai meninggal dunia dilakukan dilokasi lain yang jaraknya jauh.
Menurut kasat reskrim pihaknya akan langsung meminta keterangan sejumlah saksi terkait penemuan mayat tanpa identitas tersebut. Sementara itu mayat tersebut dibawa ke RSUD Soewondo Kendal untuk dilakukan otopsi.
Saat ini kasus penemuan mayat tersebut ditangani jajaran sat reskrim polres kendal.
Penemuan jenazah penuh darah dilokasi wisata
Suasana malam minggu warga kota Bangko,kabupaten Merangin provinsi Jambi tiba2 gempar atas temuan sosok jenazah laki2 dilokasi wisata Jam Gento. Saat ditemukan,tubuh jenazah penuh dengan darah.
Salah seorang warga kota Bangko mengatakan,penemuan jenazah laki2 itu terjadi pada minggu sekitar pukul 01.30WIB. Awalnya ada warga yang mendengar suara minta tolong . Suasana malam yang sepi disertai hujan gerimis menyebabkan warga yang mendengar suara itu takut keluar rumah untuk melihat.
Hingga akhirnya ada warga lain yang melihat sosok laki2 penuh darah sudah menjadi jenazah tak jauh dari lokasi wisata Jam Gento.
Dari informasi warga,sosok jenazah pemuda itu bernama Fauzan (20) warga desa limbur,kecamatan pamenang barat,kabupaten merangin.
Meski polisi belum memastikan,diduga kuat fauzan adalah korban pembunuhan . Sebab ditubuhnya terdapat luka tusukan yang disertai darah yang banyak keluar.
"Kita masih melakukan penyelidikan, untuk motif pembunuhan kita belum bisa simpulkan", ujar kapolres merangin melalui kasat reskrim AKP beberapa jam usai penemuan jasad tersebut.
Penemuan potongan tubuh manusia berceceran dijalan arteri hebohkan warga
Warga setempat dan pengguna jalan disepanjang jalan arteri weleri,kendal ,tepatnya didaerah sekitar atas trowongan trate digegerkan dengan penemuan potongan tubuh manusia,selasa siang.
Potongan kepala sudah ditemukan namun kondisi wajah hancur tak bisa dikenali. Entak karena korban mutilasi atau kecelakaan. Penemuan potongan tubuh itu masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Dari sebuah video yang diunggah akun facebook Dian Puspitasari,tampak salah seorang warga merekam beberapa potongan tubuh manusia yang berceceran disepanjang jalan.
Dalam video tersebut potongan tubuh yang berceceran dijalan sudah ditandai dengan lingkaran putih oleh petugas kepolisian.
Selain potongan tubuh ditemukan juga celana yang diduga kuat milik korban. Ceceran potongan tubuh manusia itu berjarak tidak terlalu jauh satu dengan yang lainnya.
Tak sedikit warga yang menduga potongan tubuh manusia itu adalah korban kecelakaan,tapi banyak juga yang menduga kalo itu korban mutilasi.