Showing posts with label banjir. Show all posts
Showing posts with label banjir. Show all posts

Hujan deras mengguyur Jakarta,sisakan banjir

Sejumlah ruas jalan di Ibukota terendam air dengan ketinggian variatif. Senin(11/12/2017) banjir menggenangi ruas jalan Rasuna Said,Kuningan,Jakarta. Bahkan kompleks menteri dijalan Denpasar juga terendam banjir. Selain itu,banjir juga terjadi diruas jalan gatot subroto mengarah ke Pancora. Tepatnya dari depan gedung bulog dan kantor kemnaker.
Banjir juga terjadi didepan Kuningan City arah tanah abang. Arus lalu lintas dijalan tersebut menjadi tersendat,lantaran air menggenangi jalan dengan ketinggian sekitar 10cm.
Kemacetan juga terjadi dijalan Iskandar Muda depan Gandaria City yang disebabkan kondisi jalan yang tergenang air. Hujan yang disertai angin kencang juga menumbangkan sejumlah pohon di Jakarta. Perugas traffic Management Centre (TMC) polda metro jaya menginformasikan adanya pohon tumbang ditraffic light kuningan pada senin (11/12/2017) pukul 14.22 WIB.

11 orang tewas akibat banjir dan longsor pacitan

Sebanyak 11 orang meninggal akibat bencana longsor dan banjir yang menerjang pacitan. Ke 11 korban tewas itu terdiri dari sembilan orang yang dikabarkan meninggal akibat tertimbun longsor dikabupaten pacitan. Serta dua orang akibat hanyut terbawa arus banjir. Wakil bupati pacitan mengatakan peristiwa longsor yang menewaskan sembilan orang itu terjadi pada selasa (28/11/2017) sekitar pukul 02.00 dini hari.
Ketujuh korban meninggal berasal dari desa klesem dan dua orang warga desa sidomulyo. Sembilan korban meninggal akibat longsor itu hingga saat ini belum dapat dievakuasi. Sulitnya akses menuju lokasi dan tingginya intensitas hujan menjadi kendala.
Hujan deras dengan intensitas tinggi terjadi sejak senin (27/11) kemaren hingga selasa (28/11) di wilayah pacitan. Akibatnya sejumlah rumah warga dan jalan raya tergenang air.
Belum diketahui pasti berapa jumlah rumah yang tergenang banjir. Hari ini BPBD pacitan berencana menggunakan drone untuk mengambil gambar dari ketinggian guna menghitung rumah yang terdampak banjir.
Ketinggian air yang masuk kedalam rumah dan menggemang dijalan diperkirakan mencapai sekitar 30-50 sentimeter.
Selain banjir,juga terjadi longsor dibeberapa titik. Longsor terjadi di pemukiman warga diwilayah desa karanganyar dan desa karangnongko kecamatan kebonagung. Untuk korban hilang pihak BPBD belum mengetahui karena ada kendala pada peralatan komunikasi. Radio komunikasi yang digunakan anggota BPBD sejak senin malam habis baterai. Begitu juga dengan repeator radio juga mengalami gangguan.
Hingga saat ini ,pihak BPBD masih berda dilokasi banjir dan longsor untuk membantu evakuasi korban dan mengirimkan bantuan logistik.

Banjir dan Longsor Pacitan Menelan korban

Banjir besar melanda empat kecamatan dikabupaten pacitan,jawa timur.BPBD daerah setempat melaporkan 2 orang ditemukan tewas. Dua korban tewas ditemukan dikelurahan kayen ,kecamatan pacitan. Sementara dua korban hilang masih ditelusuri.
BPBD telah menyiapkan tiga dapur umum untuk melayani pengungsi yang tersebar diberbagai titik. Empat kecamatan yang sebagian wilayahnya terendam banjir akibat meluapnya beberapa anak sungai adalah Ngadirejo,kebon agung,pacitan dan anjosari.
Selain merandam rumah penduduk banjir yang telah terjadi sejak kemaren juga menenggelamkan areal pertanian. Sebelumnya diberitakan akibat banjir ini menyebabkan 3 warga menjadi korban. Selain tertimbun tanah longsor dan hanyut terseret air.
Sejumlah desa ditempat kecamatan kabupaten pacitan ,jawa timur terendam banjir hingga ketinggian lebih dari 1 meter,dampak hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak senin(27/11) hingga  selasa (28/11). Tak hanya banjir ,tanah longsorpun terjadi disejumlah titik dipacitan,salah satunya didesa klasem,kebunagung.
Belum ada estimasi resmi luasan areal persawahan maupun pemukiman yang terendam banjir. Namun,menurut pantauan BPBD sampai selasa pagi,hampir semua areal persawahan disekitar kota pacitan terendam cukup dalam.
Kendati hujan masih terus mengguyur saat ini ketinggian banjir berangsur turun seiring siklus air surut pada permukaan laut pesisir eilayah tersebut.
Menurut informasi yang terhimpun,banjir dan tanah longsor dipacitan dan kebonagung memakan korban.
Hingga selasa (28/11/2017) dilaporkan empat orang meninggal dunia dan lima lainnya belum ditemukan.

Banjir & longsor Surabaya

Hujan deras selama 2 hari nyaris tanpa henti membuat kabupaten Bantul dikepung bencana. BPDB bantul mencatat pohon tumbang akibat angin kencang terjadi di 56 titik yang tersebar di 34 desa,tanah longsor terjadi di 43 titik yang terdapat di 21 Desa,dan banjir menimpa 27 titik di 20 desa.
Pohon tumbang menimpa jaringan listrik,rumah warga ,menutup akses jalan,serta menimpa kendaraan bermotor. Akan tetapi tidak ada korban jiwa ujar Dwi Daryanto kepala BPBD bantul,selasa (28/11/2017).
Ia memaparkan tanah longsor memakan korban luka serius di desa wukisari,sedangkan banjir paling banyak terjadi di desa sidomulyo dan desa panjang rejo.
Ada tiga titik didesa sidomulyo dan empat titik di panjangrejo,ucapnya. Selain itu hujan dan angin kencang juga menyebabkan tiga rumah roboh yakni dua rumah didesa selopamiro dan satu rumah didesa wukisari.
Badan penanggulangan bencana daerah kabupaten gunung kidul mendirikan posko pengungsian dibeberapa titik karena rumah warga terendam banjir. Ada 18 kecamatan digunung kidul terendam banjir dan ada 50 titik longsor
Saat ini kami mendirikan posko pengungsian dibeberapa titik bagi warga yang rumahnya kebanjiran. Tim TRC ,tagana polres dan kodim membantu mengevakuasi warga yang rumahnya terendam banjir dan tanah longsor.
Sementara itu,kasi kedaruratan dan logistic BPBD gunung kidul sutaryono mengatakan ada ratusan warga yang harus mengungsi ,sedangkan satu warga dinyatakan hilang.
Pengungsi terbanyak dari desa Banjarejo ,kecamatan Tanjungsari yang mencapai 110 jiwa. Sementara dusun Bojing ,desa Bejiharjo hingga kini masih terisolasi ,kemudian didusun Bojing kami belum bisa memasuki. Satu2nya akses jembatannya rusak diterjang banjir ,ada 400 jiwa yang mengungsi ke lokasi lebih tinggi.